Penulis :
Abul Amardin Faturrahman

ISBN :
(Masih dalam Proses)

Buku “Ketika Cahaya Dicemburui Kegelapan” karya Abul Amardin Faturrahman merupakan sebuah ijtihad intelektual yang memandang Al-Qur’an sebagai Book of Patterns (Kitab Pola) untuk mendiagnosis kesehatan dan keruntuhan peradaban manusia berdasarkan hukum sunnatullāh. Berpijak pada Surah Al-Fatihah sebagai paradigma dasar, buku setebal 443 halaman ini menegaskan bahwa peradaban yang sehat harus berdiri di atas tiga pilar utama: Rubûbiyyah (Allah sebagai Pemelihara), Ulûhiyyah (penghambaan total kepada Allah), dan Mulkiyyah-Hâkimiyyah (hukum Allah sebagai otoritas tertinggi). Melalui kacamata wahyu ini, penulis melacak “genealogi kegelapan” peradaban barat modern yang menyingkirkan Tuhan, serta mengkritik tajam infiltrasi sekularisme, kapitalisme, kolonialisme, dan sekat negara-bangsa yang telah melumpuhkan tatanan dunia Islam saat ini.
Sebagai solusi konkret, buku ini menawarkan desain operasional Strategi Kenabian untuk mengaktifkan kembali sistem imunitas alamiah umat. Penulis membedah peran Taqwā sebagai mekanisme koreksi diri internal dan Furqān sebagai kemampuan deteksi untuk memisahkan yang hak dari yang batil. Kebangkitan umat dipetakan secara bertahap melalui tiga gelombang jangka panjang, yang harus dimulai dari perbaikan individu serta pembangunan komunitas laboratorium alternatif (Jamā’ah) sebelum menyentuh kekuasaan politik. Buku ini menjadi sebuah panduan mutakhir sekaligus cermin muhasabah kolektif yang esensial demi mewujudkan kembali peradaban cahaya Islam yang berkeadilan dan menjadi Raḥmatan lil-‘Ālamīn (rahmat bagi semesta alam).